Soto Tangkar – menjadi salah satu kuliner khas Betawi yang memiliki karakter kuat. Hidangan berkuah ini mudah di kenali dari warna kuahnya yang kemerahan, aroma rempah yang harum, serta perpaduan rasa gurih dari daging sapi, iga, dan santan.

Berbeda dari beberapa jenis soto yang menggunakan kuah bening, Soto Tangkar menawarkan kuah lebih kaya dan pekat. Berbagai rempah seperti ketumbar, jinten, kunyit, jahe, lengkuas, serai, daun salam, dan daun jeruk membangun cita rasa khas pada hidangan tersebut.

Salah satu hal penting saat membuat Soto Tangkar terletak pada pengolahan kaldunya. Executive Chef Andreas dari KARA menjelaskan teknik pembuatan hidangan ini dalam acara A Bowl of Indonesia yang berlangsung di Dwangsa9 Indonesian Restaurant, THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2026).

Menurut Chef Andreas, proses memasak tulang dan daging membutuhkan waktu cukup panjang apabila ingin menghasilkan kaldu dengan rasa yang maksimal. Ia menyarankan memasaknya secara perlahan sekitar tiga hingga empat jam. Cara tersebut membantu sari daging dan tulang keluar sehingga menghasilkan kuah yang lebih kaya rasa.

Bagi yang ingin mencoba membuatnya di rumah, berikut bahan dan tahapan memasak Soto Tangkar yang dapat menjadi panduan.

Bahan Utama Soto Tangkar

Siapkan bahan-bahan berikut:

  • 300 gram daging sapi bagian topside atau gandik, cuci hingga bersih
  • 250 gram iga sapi, bersihkan
  • 150 gram daging tenderloin untuk di buat sate
  • 1.500 ml air untuk merebus daging dan iga
  • 3 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 5 lembar daun jeruk
  • 350 ml santan kental dari satu butir kelapa
  • 5 sendok makan minyak untuk menumis

Kombinasi daging dan iga sapi membantu menghasilkan kaldu dengan rasa yang lebih kuat. Sementara itu, santan memberikan tekstur kuah yang lebih lembut sekaligus menambah cita rasa gurih.

Bumbu Halus Soto Tangkar

Untuk menghasilkan aroma dan rasa rempah yang khas, siapkan:

  • 1 sendok teh ketumbar
  • ½ sendok teh jinten
  • 8 buah cabai merah
  • 8 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 7 butir kemiri
  • 3 cm jahe
  • 5 cm kunyit
  • 5 cm lengkuas
  • 1 sendok teh gula merah yang telah disisir
  • Garam secukupnya

Haluskan seluruh bahan tersebut sampai tercampur rata. Bumbu ini nantinya menjadi dasar utama rasa kuah sekaligus dapat di gunakan untuk membumbui sate tenderloin.

Pelengkap Soto Tangkar

Soto Tangkar akan semakin lengkap jika di sajikan bersama beberapa bahan pendamping berikut:

  • Emping secukupnya
  • Acar mentimun
  • Jeruk limau
  • Bawang goreng secukupnya
  • Daun bawang yang sudah di iris

Jeruk limau dapat memberikan sentuhan rasa segar, sedangkan emping menambahkan tekstur renyah ketika menikmati soto.

Soto Tangkar khas Betawi dengan kuah santan gurih dan sate daging sapi

Ilustrasi soto tangkar khas Betawi.

Cara Membuat Kaldu Soto Tangkar

Pertama, masukkan daging topside atau gandik bersama iga sapi ke dalam panci. Tambahkan sekitar 1.500 ml air, lalu rebus hingga daging menjadi empuk.

Untuk mendapatkan kuah yang lebih kaya, gunakan api kecil dan masak secara perlahan. Chef Andreas menyarankan waktu memasak sekitar tiga sampai empat jam agar sari dari tulang serta daging dapat keluar secara optimal.

Setelah daging mencapai tekstur yang di inginkan, angkat dari panci. Potong daging sesuai ukuran yang di inginkan, kemudian sisihkan. Jangan membuang air rebusannya karena kaldu tersebut akan menjadi dasar kuah Soto Tangkar.

Membuat Bumbu dan Kuah Soto Tangkar

Selanjutnya, panaskan minyak dalam wajan. Tumis bumbu yang telah dihaluskan bersama serai, daun salam, dan daun jeruk.

Masak hingga bumbu matang dan mengeluarkan aroma harum. Proses menumis bumbu penting karena membantu mengeluarkan aroma dari berbagai rempah yang digunakan.

Setelah itu, masukkan tumisan bumbu ke dalam panci berisi kaldu. Aduk sampai bumbu menyatu dengan kaldu.

Masukkan kembali potongan daging sapi. Kemudian, tuangkan santan kental secara perlahan sambil terus mengaduk kuah.

Gunakan api sedang hingga kecil agar santan tidak mudah pecah. Aduk sesekali dan lanjutkan proses memasak sampai kuah mendidih serta seluruh bumbu meresap ke dalam daging.

Membuat Sate Tenderloin sebagai Pendamping

Selain potongan daging dan iga di dalam kuah, Soto Tangkar ini juga dapat dilengkapi dengan sate tenderloin.

Sebelum menumis seluruh bumbu halus, sisihkan sedikit untuk marinasi. Lumuri potongan tenderloin dengan bumbu tersebut secara merata, lalu diamkan beberapa saat agar rasanya meresap.

Setelah proses marinasi selesai, tusuk daging seperti membuat sate. Panggang atau bakar tenderloin hingga matang. Pastikan bagian luarnya memperoleh aroma panggangan tanpa membuat daging terlalu kering.

Sate tenderloin kemudian dapat disajikan sebagai pendamping Soto Tangkar.

Cara Menyajikan Soto Tangkar

Siapkan mangkuk, lalu masukkan potongan daging dan iga sebelum menuangkan kuah Soto Tangkar yang masih panas. Tambahkan irisan daun bawang serta taburan bawang goreng.

Selanjutnya, tambahkan emping untuk memberikan tekstur renyah. Sajikan bersama acar mentimun dan sate tenderloin yang sudah dipanggang.

Terakhir, tambahkan irisan jeruk limau atau peras sedikit airnya ke dalam kuah sesuai selera. Rasa segar dan sedikit asam dari jeruk limau dapat menyeimbangkan karakter kuah santan yang gurih.

Dengan proses memasak kaldu secara perlahan dan penggunaan rempah yang beragam, Soto Tangkar dapat menghasilkan kuah beraroma kuat dengan rasa gurih yang khas. Hidangan Betawi ini cocok menjadi menu makan siang maupun makan malam, terutama ketika disajikan hangat bersama berbagai pelengkapnya.