Alessandro Costacurta – mulai memetakan kekuatan sejumlah klub menjelang bergulirnya Liga Champions 2026-2027. Mantan bek AC Milan tersebut melihat persaingan musim ini bakal berlangsung ketat karena beberapa klub Eropa telah memperkuat skuad mereka sepanjang bursa transfer musim panas.
Dari Italia, Costacurta memberikan perhatian besar kepada Inter Milan. Ia menilai Nerazzurri memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing dalam perebutan gelar Liga Champions. Aktivitas transfer klub asal Milan itu juga membuat kekuatan mereka meningkat di bandingkan sebelumnya.
Selain Inter, Costacurta turut menyoroti Como 1907. Klub yang di tangani Cesc Fabregas tersebut memang tidak masuk kelompok favorit juara. Namun, kombinasi pemain muda, energi besar, dan antusiasme dalam skuad membuat Como berpotensi menghadirkan kejutan di kompetisi Eropa.
Costacurta Ungkap Cara Memilih Pertandingan untuk Siaran
Sebelum membahas peluang klub-klub peserta Liga Champions, Costacurta menjelaskan proses pemilihan pertandingan yang akan mendapat perhatian dalam program televisi Sky.
Menurut Costacurta, setiap pengamat mendapat kesempatan menentukan satu pertandingan. Fabio Capello memperoleh kesempatan pertama karena faktor senioritas. Setelah itu, giliran Costacurta dan kemudian beberapa nama lainnya seperti Zvonimir Boban, Alessandro Del Piero, atau Paolo Di Canio.
Pertandingan yang melibatkan klub Italia tentu mendapatkan perhatian khusus. Meski demikian, duel besar antara raksasa Eropa juga tetap menjadi prioritas. Sebagai contoh, pertemuan Paris Saint-Germain (PSG) dengan Barcelona akan menarik perhatian seluruh pengamat karena mempertemukan dua kekuatan utama Eropa.
Situasi tersebut menggambarkan ketatnya persaingan Liga Champions musim ini. Sejumlah klub memiliki skuad berkualitas sehingga perjalanan menuju partai puncak di perkirakan tidak akan mudah.
Inter Milan Masuk Kandidat Kuat Liga Champions
Costacurta kemudian menempatkan Inter Milan sebagai klub Italia yang paling menarik perhatiannya. Menurutnya, Nerazzurri mempunyai peluang untuk melangkah lebih jauh di bandingkan wakil Italia lainnya.
Penilaian tersebut tidak terlepas dari pergerakan Inter selama bursa transfer musim panas. Kehadiran pemain seperti John Stones, Curtis Jones, dan Djed Spence di nilai meningkatkan kualitas skuad secara signifikan.
Costacurta mengakui pandangannya terhadap kekuatan Inter berubah setelah melihat aktivitas transfer tersebut. Beberapa pekan sebelumnya, ia masih melihat enam atau tujuh klub berada di atas Nerazzurri dalam daftar kandidat juara.
Namun, situasinya kini berbeda. Tambahan pemain baru membuat jarak kualitas Inter dengan klub-klub elite Eropa semakin mengecil. Secara khusus, Costacurta memberikan penilaian positif terhadap perekrutan Spence dan Curtis Jones.
Selain memiliki materi pemain berkualitas, Inter juga mempunyai fondasi permainan yang kuat. Karakter tersebut dapat menjadi modal penting ketika menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi di Liga Champions.
Costacurta menilai Inter akan menjadi lawan yang sulit ditaklukkan. Jika mampu menjaga konsistensi sekaligus memperoleh sedikit keberuntungan dalam momen-momen penting, Nerazzurri berpeluang bertahan hingga fase akhir kompetisi.

Mantan pemain AC Milan, Alessandro Costacurta, memberikan prediksinya menjelang bergulirnya Liga Champions 2026-2027.
Como 1907 Berpotensi Menjadi Kuda Hitam
Tidak hanya Inter, Como 1907 juga masuk radar Costacurta. Meski peluang mereka tidak sebesar klub-klub elite, tim asuhan Cesc Fabregas mempunyai sejumlah faktor yang dapat membuat perjalanan mereka menarik untuk di ikuti.
Como mengandalkan banyak pemain muda. Kondisi tersebut dapat menjadi tantangan karena pengalaman sangat di butuhkan ketika tampil menghadapi klub-klub terbaik Eropa.
Di sisi lain, skuad muda juga membawa keuntungan berupa energi, keberanian, dan antusiasme tinggi. Costacurta melihat faktor tersebut sebagai salah satu modal penting bagi Como.
Ia bahkan tidak menutup kemungkinan Como mampu melewati fase awal dan mencapai babak 16 besar. Jika mampu bermain konsisten serta memanfaatkan setiap peluang, klub tersebut berpotensi menjadi salah satu kejutan dari Italia pada Liga Champions 2026-2027.
Peran Cesc Fabregas juga akan mendapat perhatian. Sang pelatih memiliki tugas mengoptimalkan potensi pemain muda sekaligus menjaga keseimbangan tim ketika menghadapi lawan dengan pengalaman lebih besar.
PSG Tetap Berada di Barisan Terdepan
Ketika membahas kandidat utama juara, Costacurta masih menempatkan Paris Saint-Germain sebagai salah satu kekuatan terbesar Eropa. Menurutnya, PSG tetap berada di level teratas meskipun harus menjalani musim tanpa Barcola.
Namun, klub Prancis tersebut bukan satu-satunya kandidat. Barcelona dan Real Madrid juga masuk dalam perhitungan karena memiliki banyak pemain berkualitas.
Barcelona secara khusus menarik perhatian setelah memperkuat skuad dengan Rodri. Kehadirannya menambah kualitas tim Catalan dalam menghadapi persaingan musim baru.
Meski Costacurta melihat Barcelona masih dapat menunjukkan kelemahan di lini pertahanan, kekuatan serangan mereka justru sangat berbahaya. Karakter permainan tersebut berpotensi menghasilkan pertandingan dengan banyak gol.
Real Madrid juga tetap masuk kelompok unggulan. Kualitas individu dan pengalaman mereka di Liga Champions membuat klub asal ibu kota Spanyol itu sulit dikesampingkan dari persaingan.
Persaingan Juara Liga Champions Diprediksi Ketat
Selain PSG, Barcelona, dan Real Madrid, Costacurta memperkirakan satu atau dua klub Inggris mampu masuk dalam persaingan. Bayern Munchen juga tetap menjadi tim yang patut diperhitungkan.
Inter Milan kemudian melengkapi kelompok tersebut. Perubahan komposisi skuad setelah bursa transfer membuat Nerazzurri memiliki modal lebih besar untuk menantang klub-klub terbaik Eropa.
Dengan demikian, Liga Champions 2026-2027 berpotensi menghadirkan persaingan yang sangat terbuka. PSG masih mendapat tempat sebagai salah satu favorit utama, sementara dua raksasa Spanyol, Bayern Munchen, wakil Inggris, dan Inter Milan siap memberikan tekanan.
Sementara itu, kehadiran Como 1907 menawarkan cerita berbeda. Mereka mungkin belum berada dalam jajaran kandidat juara, tetapi energi skuad muda dan sentuhan Cesc Fabregas dapat membuat Como menjadi salah satu kuda hitam yang layak mendapat perhatian sepanjang kompetisi.