Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026 – Petenis Indonesia Nathan Barki berhasil melanjutkan langkahnya ke babak perempat final Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026. Hasil positif juga datang dari sektor ganda putra setelah pasangan muda Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp memastikan tempat di semifinal.

Nathan mendapatkan tiket delapan besar setelah menghadapi sesama petenis Indonesia, Anthony Susanto, pada babak 16 besar Seri IV M-15. Pertandingan berlangsung di Lapangan D, Bali Beach Country Club, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan dua wakil tuan rumah tersebut berlangsung ketat sejak set pertama. Nathan dan Anthony saling memberikan tekanan sehingga perolehan poin terus berimbang. Persaingan bahkan bertahan hingga kedudukan mencapai 5-5.

Nathan Barki Menang dalam Duel Sesama Wakil Indonesia

Nathan mulai menemukan momentum penting ketika pertandingan memasuki game ke-11. Pada fase tersebut, kedua pemain harus melewati tiga kali deuce sebelum Nathan akhirnya berhasil mematahkan servis Anthony.

Keberhasilan itu menjadi titik penting bagi Nathan. Ia kemudian menyelesaikan set pembuka dengan skor 7-5 setelah bertanding selama 48 menit.

Namun, situasi pertandingan berubah pada set kedua. Anthony mengalami masalah pada lengan kanannya sehingga membutuhkan penanganan medis. Kondisi tersebut membuat petenis berusia 29 tahun itu tidak dapat melanjutkan pertandingan dan memutuskan mundur.

Dengan berakhirnya pertandingan lebih cepat, Nathan otomatis memastikan tiket menuju babak perempat final. Meski berhasil melangkah ke fase berikutnya, ia tetap menunjukkan perhatian terhadap kondisi Anthony.

Nathan mengaku prihatin karena pertandingan harus berakhir akibat cedera yang dialami lawannya. Ia juga berharap Anthony dapat segera pulih. Selanjutnya, Nathan ingin menjaga performa sekaligus mempertahankan fokus untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Sedih juga meski menang, karena Anthony harus terhenti karena cedera. Saya berharap bisa mempertahankan performa dan fokus ke laga-laga selanjutnya,” kata Nathan.

Rafalentino Terhenti di Nomor Tunggal Putra

Sementara itu, perjalanan Rafalentino Ali Da Costa di sektor tunggal putra harus berakhir. Ia menghadapi petenis India, Karan Singh, dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 16 menit.

Rafalentino belum mampu mengatasi permainan lawannya dan akhirnya kalah dalam dua set langsung. Karan Singh mengamankan kemenangan dengan skor 6-3 dan 6-2.

Walaupun gagal melanjutkan langkah di nomor tunggal, Rafalentino tidak membutuhkan waktu lama untuk bangkit. Petenis berusia 16 tahun tersebut justru mencatat hasil impresif ketika tampil pada sektor ganda putra bersama Ethan David Zapp.

Nathan Barki

Nathan Barki melangkah ke perempatfinal Men’s World Tennis Championship 2026.

Rafalentino dan Ethan Singkirkan Unggulan Pertama

Rafalentino/Ethan menghadapi tantangan berat karena harus bertemu pasangan unggulan pertama asal Selandia Baru, Isaac Becroft/Reece Falck.

Status unggulan lawan tidak membuat dua petenis muda Indonesia tersebut kehilangan kepercayaan diri. Sebaliknya, Rafalentino dan Ethan bermain dengan motivasi tinggi serta tampil tanpa beban sepanjang pertandingan.

Persaingan ketat langsung terlihat pada set pertama. Rafalentino/Ethan mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhirnya mengamankan set tersebut dengan skor 7-5.

Mereka kemudian mempertahankan momentum pada set kedua. Permainan solid membuat pasangan Indonesia kembali unggul dengan skor 6-4. Setelah bertanding selama satu jam 14 menit, Rafalentino/Ethan memastikan kemenangan dua set langsung sekaligus menyingkirkan unggulan teratas.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi keduanya. Terlebih, Rafalentino baru berusia 16 tahun, sedangkan Ethan berumur 17 tahun.

Ethan mengaku sangat senang dengan kemenangan tersebut karena mereka tidak menyangka mampu menyingkirkan pasangan unggulan pertama. Ia bersama Rafalentino bertekad mempertahankan pendekatan yang sama pada pertandingan selanjutnya, yakni tampil lepas dan tanpa tekanan.

“(Kami) sangat gembira dengan kemenangan ini dan tak menyangka bisa mengalahkan unggulan pertama. Kami akan berupaya tampil tanpa beban lagi di laga selanjutnya, bermain seperti hari ini,” ujar Ethan yang mendapat persetujuan Rafalentino.

Tantangan Rafalentino/Ethan di Babak Semifinal

Perjuangan Rafalentino/Ethan belum selesai. Pada semifinal Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2026, mereka akan menghadapi pasangan unggulan keempat Sebastian Grundtvic Jorgensen/Ryotaro Taguchi.

Sebastian/Ryotaro memperoleh tiket semifinal setelah melewati perlawanan Leo Borg/Eric Ahren asal Swedia. Pertandingan tersebut berlangsung dalam tiga bagian dan berakhir dengan skor 6-4, 3-6, serta super tiebreak 10-5 untuk kemenangan Sebastian/Ryotaro.

Dengan demikian, Indonesia masih memiliki peluang untuk mencatat hasil lebih baik pada turnamen tersebut. Nathan Barki akan melanjutkan perjuangan di perempat final nomor tunggal, sementara Rafalentino/Ethan berusaha merebut tiket final dari sektor ganda putra.

Hasil sejauh ini juga memperlihatkan kemampuan para petenis Indonesia bersaing menghadapi lawan dari berbagai negara. Nathan kini perlu menjaga konsistensi setelah melewati babak 16 besar, sedangkan Rafalentino/Ethan mempunyai kesempatan melanjutkan kejutan setelah berhasil menumbangkan pasangan unggulan pertama.