Roblox – kembali menghadirkan inovasi baru di bidang pengembangan game dengan memperkenalkan Build, sebuah tool berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang di rancang untuk mempermudah siapa saja dalam menciptakan game. Kehadiran Build menjadi langkah terbaru Roblox dalam membuka peluang bagi lebih banyak kreator, termasuk mereka yang belum memiliki kemampuan pemrograman maupun pengalaman membuat game.

Berbeda dengan metode konvensional yang membutuhkan proses desain, scripting, dan pengaturan aset secara manual, Build memungkinkan pengguna membuat fondasi sebuah game hanya dengan memberikan instruksi menggunakan bahasa sehari-hari. Fitur ini dapat di akses melalui perangkat mobile seperti smartphone maupun tablet sehingga proses pengembangan game menjadi lebih praktis dan fleksibel.

Dengan teknologi AI yang semakin berkembang, Roblox berharap Build mampu mempercepat proses produksi game sekaligus memperluas komunitas kreator yang berkontribusi di dalam ekosistem platform mereka.

Build Mengubah Prompt Menjadi Game Siap Di mainkan

Salah satu keunggulan utama Build adalah kemampuannya mengubah perintah dalam bentuk teks menjadi game yang dapat langsung di mainkan. Pengguna cukup mengetikkan deskripsi mengenai jenis permainan yang ingin di buat, kemudian sistem AI akan menyusun struktur dasar game tersebut secara otomatis.

Sebagai contoh, seorang kreator dapat memasukkan instruksi seperti membuat permainan petualangan dengan latar hutan lebat, di penuhi rintangan alam, sungai, serta berbagai tantangan. Setelah prompt di kirimkan, Build akan menghasilkan dunia permainan beserta elemen-elemen utama yang dapat langsung di jalankan.

Meski demikian, hasil yang di buat AI bukan merupakan produk akhir. Kreator tetap memiliki kebebasan untuk menyempurnakan desain, menambahkan mekanisme permainan, memperbaiki detail visual. Hingga melakukan pengujian sebelum game di publikasikan kepada pengguna Roblox lainnya.

Pendekatan ini memungkinkan proses pengembangan berlangsung jauh lebih cepat di bandingkan membangun game dari nol.

Di dukung Kombinasi AI Open Source dan Teknologi Proprietary Roblox

Untuk menghadirkan kemampuan tersebut, Roblox mengembangkan Build menggunakan kombinasi model AI open-source dan model proprietary milik perusahaan.

Model eksklusif Roblox di latih menggunakan kumpulan data tiga dimensi (3D) dalam skala besar beserta data yang berkaitan dengan industri game. Berkat proses pelatihan tersebut, AI mampu menghasilkan berbagai aset digital. Mulai dari objek tiga dimensi yang berfungsi secara langsung hingga keseluruhan lingkungan permainan (scene 3D).

Objek maupun lingkungan yang di buat AI dapat langsung di integrasikan ke proyek game tanpa memerlukan proses konversi tambahan. Hal ini membantu kreator menghemat waktu sekaligus mempercepat proses pengembangan.

Teknologi tersebut juga memberikan fleksibilitas tinggi karena AI memahami konteks dunia virtual yang sedang di bangun. Sehingga hasil yang di hasilkan menjadi lebih relevan dengan kebutuhan pengembang.

Terintegrasi dengan Roblox Studio

Keunggulan lain yang di tawarkan Build adalah integrasinya dengan Roblox Studio. Platform resmi yang selama ini di gunakan untuk mengembangkan game di Roblox.

Keduanya menggunakan backend, model AI, dan riwayat percakapan yang sama. Dengan demikian, kreator dapat memulai proyek melalui perangkat mobile menggunakan Build. Kemudian melanjutkan penyempurnaan di Roblox Studio melalui komputer desktop.

Sebaliknya, apabila proses pengembangan di mulai di Studio, pengguna tetap dapat memantau progres pekerjaan. Maupun menjalankan agen AI melalui Build di perangkat seluler.

Integrasi ini memberikan pengalaman kerja yang lebih fleksibel karena pengembangan game dapat dilakukan dari berbagai perangkat tanpa harus memulai ulang proyek.

Ilustrasi Roblox Build AI yang memungkinkan pengguna membuat game dari smartphone menggunakan perintah teks (prompt).

Fitur AI Build di Roblox.

Uji Coba Di mulai di Selandia Baru

Roblox menjadwalkan peluncuran uji coba terbatas Build mulai 28 Juli 2026. Selandia Baru di pilih sebagai negara pertama yang memperoleh akses terhadap fitur terbaru ini.

Setelah tahap awal berjalan, perusahaan berencana memperluas ketersediaan Build ke lebih banyak negara secara bertahap dalam beberapa bulan berikutnya. Perluasan tersebut dilakukan sambil terus menyempurnakan performa AI berdasarkan masukan dari pengguna.

Strategi peluncuran bertahap ini di harapkan dapat memastikan Build berjalan stabil sebelum tersedia secara luas di pasar global.

Aturan Usia dan Proses Keamanan Tetap Di terapkan

Meski memanfaatkan AI untuk mempercepat pembuatan game. Roblox tetap menerapkan kebijakan keamanan yang cukup ketat.

Selama masa uji coba, hanya pengguna yang telah menyelesaikan proses verifikasi usia dan berumur minimal 9 tahun yang dapat menggunakan Build.

Namun, game hasil Build yang telah di publikasikan baru dapat di akses secara global oleh pengguna terverifikasi dengan usia minimal 16 tahun. Sebelum masuk ke katalog seperti Roblox Kids maupun Roblox Select, seluruh game juga akan melewati proses pemeriksaan keamanan dan kualitas.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga agar konten yang tersedia tetap sesuai dengan standar keamanan. Serta kenyamanan seluruh komunitas Roblox.

Roblox Siapkan Beragam AI Agent Baru

Selain Build, Roblox juga mengungkapkan rencana menghadirkan sejumlah tool AI tambahan dalam beberapa bulan mendatang untuk meningkatkan produktivitas para kreator.

Salah satunya adalah Playtesting Agent yang berfungsi mendeteksi bug atau masalah teknis sebelum sebuah game di mainkan oleh pengguna. Kehadiran fitur ini di harapkan dapat membantu pengembang menemukan kesalahan lebih awal sehingga kualitas game meningkat.

Roblox juga tengah mengembangkan Analytics Agent, yaitu AI yang memungkinkan kreator memperoleh informasi mengenai performa game menggunakan pertanyaan dalam bahasa alami. Dengan demikian, pengembang tidak perlu lagi membaca dashboard analitik yang rumit untuk memahami data.

Selain itu terdapat Experiment Agent, sebuah AI yang di rancang untuk memberikan rekomendasi eksperimen terbaik. Guna meningkatkan engagement pemain, retensi pengguna, hingga peluang monetisasi sebuah game.

Melalui serangkaian inovasi berbasis AI tersebut, Roblox menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pengembangan game yang lebih cepat, mudah, dan dapat diakses oleh lebih banyak orang. Kehadiran Build menjadi langkah awal menuju masa depan di mana proses menciptakan game tidak lagi bergantung pada kemampuan teknis yang kompleks. Melainkan cukup di mulai dari sebuah ide yang di tuangkan dalam bentuk prompt.