Meta – resmi menghadirkan fitur baru di Facebook yang memungkinkan pengguna memperoleh tanda verifikasi tanpa biaya. Fitur bernama Facebook Verified ini membawa lencana centang hitam sebagai penanda bahwa sebuah akun telah melalui proses verifikasi identitas. Kehadiran fitur tersebut di harapkan dapat membantu pengguna mengenali akun asli sekaligus mengurangi risiko penipuan yang semakin marak di platform Facebook.

Berbeda dengan layanan Meta Verified yang selama ini berbayar dan menggunakan lencana centang biru, Facebook Verified hadir sebagai opsi verifikasi gratis. Meski sama-sama bertujuan mengonfirmasi identitas pengguna, kedua layanan ini memiliki mekanisme dan fungsi yang berbeda.

Facebook Verified Hadir dengan Lencana Centang Hitam Gratis

Meta memperkenalkan Facebook Verified sebagai fitur yang di rancang untuk memastikan bahwa sebuah akun benar-benar di miliki oleh orang asli. Identitas pengguna di verifikasi melalui proses khusus sehingga akun yang lolos akan memperoleh lencana centang hitam di samping nama profilnya.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan rasa aman ketika pengguna berinteraksi di berbagai layanan Facebook. Selain itu, fitur tersebut juga di harapkan mampu meminimalkan penyalahgunaan identitas serta keberadaan akun palsu yang kerap di manfaatkan untuk melakukan penipuan, terutama pada layanan Marketplace.

Menurut penjelasan Meta, keberadaan lencana ini bukan di maksudkan sebagai jaminan bahwa pemilik akun sepenuhnya dapat di percaya. Sebaliknya, tanda tersebut hanya menunjukkan bahwa akun telah berhasil melewati proses verifikasi identitas dan memang di kendalikan oleh individu asli.

Pada tahap awal, lencana Facebook Verified akan muncul di sejumlah layanan seperti Marketplace, Facebook Dating, Facebook Groups, dan halaman profil pengguna. Selanjutnya, Meta berencana memperluas tampilan lencana tersebut hingga muncul pada unggahan yang tampil di Feed.

Cara Mendapatkan Facebook Verified Secara Gratis

Untuk memperoleh lencana centang hitam, pengguna di wajibkan mengikuti proses verifikasi identitas melalui video selfie. Metode ini di pilih agar sistem dapat memastikan bahwa foto profil dan wajah yang di rekam berasal dari orang yang sama.

Saat proses berlangsung, pengguna hanya perlu mengikuti instruksi yang di berikan aplikasi. Selanjutnya, sistem Meta akan membandingkan rekaman video dengan foto profil yang di gunakan pada akun Facebook.

Meta menyebut proses pemeriksaan berlangsung relatif singkat dan umumnya hanya membutuhkan beberapa menit. Setelah verifikasi berhasil di setujui, lencana Facebook Verified akan langsung aktif pada akun yang memenuhi seluruh persyaratan.

Meskipun demikian, perusahaan tetap menegaskan bahwa lencana tersebut bukan sertifikat kepercayaan ataupun bentuk jaminan keamanan terhadap aktivitas akun. Status tersebut hanya mengonfirmasi bahwa akun telah di verifikasi sebagai milik individu asli.

Ilustrasi Facebook Verified dari Meta.

Tampilan fitur Facebook Verified dengan lencana centang hitam pada akun Facebook yang telah berhasil di verifikasi.

Persyaratan untuk Mendapatkan Facebook Verified

Tidak semua akun dapat langsung memperoleh fitur ini. Meta menetapkan sejumlah persyaratan agar proses verifikasi berjalan dengan baik dan tidak di salahgunakan.

Pengguna harus berusia minimal 18 tahun. Selain itu, akun juga wajib memiliki riwayat penggunaan yang baik tanpa pelanggaran serius terhadap Standar Komunitas Facebook, terutama yang berkaitan dengan penipuan maupun aktivitas yang menyesatkan.

Di samping itu, sistem Meta akan menilai apakah akun menunjukkan perilaku yang autentik. Akun yang terindikasi melakukan aktivitas mencurigakan atau memperlihatkan pola penggunaan yang tidak wajar berpotensi tidak lolos proses verifikasi.

Meta juga menjelaskan bahwa fitur Facebook Verified belum dapat di gunakan oleh Facebook Pages maupun akun yang memakai Professional Mode (Pro Mode). Dengan demikian, layanan ini sementara di fokuskan untuk akun pribadi.

Peluncuran Dilakukan Bertahap di Berbagai Negara

Meta mulai menggulirkan Facebook Verified secara bertahap kepada pengguna di sejumlah negara. Namun, perusahaan belum mengungkapkan daftar wilayah yang telah menerima akses terhadap fitur tersebut.

Seiring waktu, ketersediaan Facebook Verified akan di perluas ke lebih banyak negara agar semakin banyak pengguna dapat menikmati layanan verifikasi gratis tersebut.

Strategi peluncuran bertahap memungkinkan Meta memantau efektivitas sistem sekaligus melakukan penyempurnaan apabila di temukan kendala selama implementasi. Dengan pendekatan ini, perusahaan berharap fitur baru tersebut mampu meningkatkan keamanan ekosistem Facebook sekaligus membantu pengguna membedakan akun asli dan akun palsu.

Kesimpulan

Peluncuran Facebook Verified menjadi salah satu langkah terbaru Meta dalam meningkatkan keamanan platform Facebook. Melalui verifikasi menggunakan video selfie, pengguna kini berkesempatan memperoleh lencana centang hitam secara gratis sebagai bukti bahwa akun mereka telah di verifikasi.

Meski tidak menjamin sebuah akun sepenuhnya aman atau dapat di percaya, fitur ini di harapkan mampu mengurangi penyalahgunaan identitas dan mempersempit ruang gerak akun palsu. Dengan proses peluncuran yang dilakukan secara bertahap, Facebook Verified di perkirakan akan tersedia bagi lebih banyak pengguna dalam waktu mendatang.