Xiaomi UltraThin Magnetic – Xiaomi kembali menghadirkan inovasi terbaru di kategori aksesori pengisian daya dengan meluncurkan Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank. Produk ini menjadi perhatian karena mengusung desain ultra tipis dengan ketebalan hanya sekitar 6 mm. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu power bank magnetik tertipis yang pernah di produksi oleh Xiaomi. Bahkan lebih ramping di bandingkan generasi sebelumnya yang memiliki ketebalan 8,7 mm.

Desain yang sangat tipis ini di rancang untuk menjawab kebutuhan pengguna modern yang menginginkan perangkat pendukung dengan dimensi ringkas, ringan, dan tetap fungsional. Dengan ukuran tersebut, power bank ini hampir setara dengan ketebalan beberapa smartphone terbaru di pasaran. Sehingga tidak menimbulkan kesan bulky saat di gunakan.

Desain Magnetik Praktis untuk Penggunaan Sehari-hari

Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank di rancang dengan sistem magnetik yang memungkinkan perangkat menempel langsung di bagian belakang ponsel yang kompatibel. Fitur ini memberikan kemudahan bagi pengguna karena tidak perlu lagi menggunakan kabel saat mengisi daya secara nirkabel. Cukup di tempelkan, proses pengisian dapat langsung berjalan.

Beberapa perangkat yang kompatibel dengan sistem magnetik ini antara lain iPhone Air, iPhone 17 Pro, Pixel 10 Pro, serta OnePlus 15. Dengan kompatibilitas yang luas, produk ini menyasar pengguna lintas merek yang menginginkan solusi pengisian daya praktis saat beraktivitas di luar ruangan.

Kapasitas Baterai Tetap Optimal Meski Berbodi Tipis

Meski mengedepankan desain super tipis, Xiaomi tidak mengorbankan kapasitas baterai. UltraThin Magnetic Power Bank tetap di bekali daya sebesar 5.000 mAh. Kapasitas ini dinilai cukup untuk mengisi ulang baterai smartphone setidaknya satu kali, tergantung pada kapasitas baterai perangkat yang di gunakan.

Kapasitas tersebut di rancang untuk mendukung mobilitas pengguna harian, seperti bekerja, bepergian, atau aktivitas luar ruangan tanpa harus mencari sumber listrik tambahan. Dengan demikian, perangkat ini berfungsi sebagai solusi daya cadangan yang efisien.

Xiaomi UltraThin Magnetic

Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank mengusung desain super tipis dengan dimensi ketebalan hanya 6 mm (0,2 inci), nyaris setara dengan iPhone Air yang memiliki ketebalan sekitar 5,6 mm.

Dukungan Pengisian Nirkabel dan Kabel Berkecepatan Tinggi

Dari sisi teknologi pengisian daya, Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank mendukung pengisian nirkabel magnetik hingga 15 watt untuk perangkat Xiaomi tertentu. Sementara itu, untuk perangkat iPhone, kecepatan pengisian nirkabel berada di angka 7,5 watt.

Selain metode nirkabel, Xiaomi juga menyediakan opsi pengisian daya menggunakan kabel USB-C. Melalui port ini, power bank mampu memberikan output hingga 22,5 watt. Opsi pengisian kabel ini sangat berguna bagi pengguna yang membutuhkan proses pengisian lebih cepat atau menggunakan perangkat yang tidak mendukung fitur magnetik.

Material Premium dan Sistem Keamanan Berlapis

Dari segi material, Xiaomi menggunakan aluminium alloy dengan finishing logam pada bodi power bank. Material ini tidak hanya memberikan kesan premium, tetapi juga membantu meningkatkan daya tahan perangkat. Pada sisi yang bersentuhan langsung dengan ponsel, di gunakan lapisan fiberglass tahan api untuk menambah keamanan selama penggunaan.

Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank juga di lengkapi dengan sepuluh lapisan perlindungan keamanan. Sistem ini mencakup perlindungan terhadap arus berlebih, tegangan tidak stabil, hingga suhu tinggi. Dua sensor suhu NTC turut di sematkan untuk memantau kondisi panas secara real-time, sehingga risiko overheating dapat diminimalkan.

Indikator Daya dan Ketersediaan di Pasar

Untuk memudahkan pengguna memantau sisa daya, perangkat ini dibekali empat lampu indikator LED. Selain itu, terdapat tombol daya khusus yang memungkinkan pengguna mengontrol proses pengisian dengan lebih praktis.

Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank telah resmi di pasarkan di Jepang dengan harga sekitar 7.980 yen atau setara Rp 850 ribuan. Produk ini tersedia melalui toko resmi Xiaomi dan platform e-commerce seperti Amazon. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait rencana peluncuran global, termasuk untuk pasar Indonesia.