Malaysia Tourism Showcase B2B Roadshow menjadi langkah strategis Malaysia untuk mempererat hubungan industri pariwisata dengan Indonesia. Melalui kegiatan di lima kota, Tourism Malaysia mempromosikan kampanye Visit Malaysia 2026–2027 sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis bagi pelaku industri pariwisata di kedua negara. Program ini juga memperkenalkan berbagai produk dan layanan wisata terbaru yang di tawarkan Malaysia kepada pasar Indonesia.
Roadshow Menjangkau Lima Kota Strategis
Direktur Tourism Malaysia Jakarta, Hairi Mohd Yakzan, menjelaskan bahwa Malaysia Tourism Showcase B2B Roadshow menjadi wadah untuk mempertemukan pelaku industri pariwisata Malaysia dan Indonesia. Forum ini memperkuat hubungan bisnis sekaligus mengenalkan produk wisata terbaru dari Malaysia.
Tourism Malaysia memilih Serang, Bandung, Jayapura, Malang, dan Mataram sebagai lokasi penyelenggaraan. Setiap kota memiliki potensi besar sebagai pasar wisata. Selain itu, kelima daerah tersebut mampu memperluas jaringan kerja sama antarpelaku industri pariwisata.
Melalui roadshow ini, Tourism Malaysia ingin menjangkau lebih banyak biro perjalanan, agen wisata, hotel, dan perusahaan pariwisata di Indonesia. Upaya tersebut di harapkan membuka peluang bisnis baru sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia.
Lombok Memiliki Potensi Besar
Saat menghadiri kegiatan di Mataram, Hairi Mohd Yakzan menegaskan bahwa Lombok menjadi salah satu pasar wisata penting bagi Malaysia. Menurutnya, daerah ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Malaysia.
Karena itu, Tourism Malaysia memanfaatkan roadshow ini untuk memperkuat hubungan dengan biro perjalanan, agen wisata, hotel, dan pelaku usaha pariwisata di Lombok. Organisasi tersebut juga ingin menciptakan lebih banyak peluang bisnis yang menguntungkan bagi kedua negara.
Hairi menilai kerja sama yang semakin erat akan mendorong pertumbuhan industri pariwisata Malaysia dan Indonesia. Selain meningkatkan hubungan bisnis, kolaborasi ini juga memperkaya pilihan produk wisata bagi masyarakat.

Ilustrasi negara Malaysia.
Sekitar 20 Perusahaan Ikut Berpartisipasi
Roadshow ini menghadirkan sekitar 20 perusahaan pariwisata asal Malaysia. Mereka berasal dari sektor biro perjalanan, hotel, pengelola destinasi wisata, dan penyedia layanan perjalanan lainnya.
Seluruh peserta mengikuti sesi business-to-business (B2B) bersama pelaku industri pariwisata Indonesia. Mereka membahas peluang kerja sama, menyusun paket wisata, serta memperluas jaringan pemasaran.
Pertemuan tatap muka tersebut memberi kesempatan kepada setiap perusahaan untuk berdiskusi secara langsung. Mereka dapat menyesuaikan strategi promosi dan mengembangkan produk wisata sesuai kebutuhan pasar Indonesia.
Tourism Malaysia berharap roadshow di Serang, Bandung, Jayapura, Malang, dan Lombok mampu menghasilkan lebih banyak kemitraan. Semakin luas jaringan yang terbentuk, semakin besar peluang meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia.
Kolaborasi Diharapkan Mendorong Pertumbuhan Pariwisata
Malaysia Tourism Showcase B2B Roadshow tidak hanya berfokus pada promosi destinasi wisata. Program ini juga memperkuat hubungan bisnis antara pelaku industri pariwisata Indonesia dan Malaysia.
Kerja sama antara agen perjalanan, maskapai, hotel, dan perusahaan wisata akan menghadirkan lebih banyak pilihan paket perjalanan. Wisatawan juga bisa menikmati layanan yang lebih beragam dengan harga yang kompetitif.
Di sisi lain, peningkatan mobilitas wisatawan akan menggerakkan sektor pariwisata di kedua negara. Aktivitas tersebut mampu memperluas peluang investasi, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi.
Melalui kampanye Visit Malaysia 2026–2027, Tourism Malaysia menunjukkan komitmennya untuk membangun kemitraan jangka panjang dengan Indonesia. Langkah ini diharapkan meningkatkan jumlah wisatawan sekaligus memperkuat hubungan bisnis antara kedua negara.