Kalender Jawa – hingga kini masih di gunakan oleh banyak masyarakat sebagai rujukan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Tidak hanya berfungsi sebagai penanda waktu, sistem penanggalan tradisional ini juga di percaya memiliki nilai filosofis yang mendalam. Mulai dari penentuan hari baik, perencanaan acara penting, hingga pembacaan karakter seseorang berdasarkan weton, kalender Jawa tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Pada Kamis, 5 Februari 2026, kalender Jawa menyajikan informasi penting yang mencakup pasaran, weton, serta gambaran watak menurut perhitungan tradisi Jawa. Informasi ini kerap di jadikan pedoman, khususnya oleh masyarakat yang masih memegang teguh adat dan budaya leluhur.
Sistem Penanggalan Kalender Jawa
Kalender Jawa di susun berdasarkan peredaran bulan atau sistem lunar (qamariyah). Oleh sebab itu, pola perhitungannya memiliki kemiripan dengan kalender Hijriah. Dalam satu tahun Jawa terdapat 12 bulan, dengan jumlah hari setiap bulan berkisar antara 29 hingga 30 hari, menyesuaikan siklus bulan.
Keunikan kalender Jawa terletak pada cara penentuan pergantian hari. Tidak seperti kalender Masehi yang di mulai pada tengah malam, kalender Jawa memulai hari baru sejak matahari terbenam atau di kenal dengan istilah bakda magrib. Selain itu, kalender Jawa menggabungkan dua siklus waktu sekaligus, yaitu Saptawara (tujuh hari) dan Pancawara (lima hari pasaran).
Pasaran Jawa Kamis, 5 Februari 2026
Dalam tradisi Jawa, setiap hari selalu di sertai satu pasaran. Lima pasaran yang di kenal adalah Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kombinasi antara hari dan pasaran di sebut weton, yang dipercaya membawa pengaruh terhadap karakter, rezeki, dan perjalanan hidup seseorang.
Berdasarkan perhitungan penanggalan Jawa, Kamis, 5 Februari 2026 memiliki rincian sebagai berikut:
-
Kalender Jawa: 17 Ruwah 1959
-
Kalender Masehi: Kamis, 5 Februari 2026
-
Kalender Hijriah: 17 Sya’ban 1447 H
-
Hari: Kamis
-
Pasaran: Pon
-
Weton: Kamis Pon
Kombinasi Kamis Pon ini kerap di jadikan rujukan untuk menentukan hari baik, khususnya dalam pelaksanaan acara adat, pernikahan, maupun kegiatan penting lainnya.

Foto : Kalender Jawa Februari 2026
Watak Weton Kamis Pon Menurut Perhitungan Jawa
Weton Kamis Pon memiliki nilai neptu sebesar 15. Nilai ini di peroleh dari penjumlahan neptu hari Kamis yang bernilai 8 dan pasaran Pon yang bernilai 7. Dalam kepercayaan Jawa, neptu 15 mencerminkan karakter yang kuat, ambisius, dan memiliki tekad tinggi.
Individu yang lahir pada weton Kamis Pon umumnya dikenal memiliki cita-cita besar dan orientasi hidup yang jelas. Mereka cenderung bersungguh-sungguh dalam mengejar tujuan dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi rintangan. Selain itu, kecerdasan serta rasa ingin tahu yang tinggi membuat mereka gemar belajar dan menambah pengetahuan.
Namun demikian, sifat tersebut juga memiliki sisi lain. Kemampuan dan kemudahan dalam memperoleh pencapaian kadang menumbuhkan sikap terlalu percaya diri. Dalam hubungan sosial, pemilik weton Kamis Pon lebih memilih bersikap mandiri dan tidak terlalu bergantung pada lingkungan sekitar. Mereka cenderung mengandalkan penilaian pribadi dalam mengambil keputusan.
Kalender Jawa Februari 2026 dan Pergantian Bulan
Pada bulan Februari 2026, penanggalan Jawa berada dalam dua fase bulan, yaitu Ruwah dan Poso pada tahun Jawa 1959. Tanggal 1 Februari 2026 bertepatan dengan 13 Ruwah 1959. Bulan Ruwah berlangsung selama 29 hari dan berakhir pada 17 Februari 2026.
Selanjutnya, tanggal 18 Februari 2026 menandai awal bulan Poso 1959. Bulan Poso memiliki durasi 30 hari dan akan berakhir pada 19 Maret 2026. Peralihan dari Ruwah ke Poso ini memiliki makna penting dalam tradisi Jawa, terutama terkait perhitungan waktu, penentuan weton, serta pelaksanaan ritual adat dan keagamaan.
Dengan demikian, sepanjang Februari 2026 masyarakat Jawa menjalani hari-hari dalam dua bulan penanggalan Jawa sekaligus. Tradisi ini menunjukkan bagaimana kalender Jawa tetap menjadi bagian penting dari kearifan lokal yang terus dilestarikan hingga kini.