Ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas menjadi momentum penting bagi Dreame. Perusahaan teknologi asal Tiongkok yang selama ini di kenal sebagai produsen peralatan rumah tangga, khususnya vacuum cleaner. Dalam pameran teknologi terbesar dunia tersebut, Dreame mencuri perhatian publik dengan memperkenalkan sebuah konsep mobil listrik berperforma tinggi yang menandai langkah serius perusahaan memasuki industri otomotif global.

Langkah ini terbilang tidak biasa, mengingat Dreame selama bertahun-tahun berfokus pada pengembangan perangkat elektronik rumah tangga. Namun, seiring meningkatnya konvergensi antara industri teknologi dan otomotif. Dreame melihat peluang besar untuk memperluas lini bisnisnya ke sektor kendaraan listrik.

Debut Mobil Konsep Dreame Nebula 1 di CES 2026

Mobil konsep yang di perkenalkan Dreame di beri nama Dreame Nebula 1, sebuah sedan sport listrik empat pintu dengan pendekatan desain futuristik dan performa ekstrem. Sehingga kendaraan ini mengusung konfigurasi empat motor listrik yang secara total menghasilkan tenaga hingga 1.876 daya kuda. Sehingga dengan dukungan teknologi aerodinamika aktif, mobil ini di klaim mampu melesat dari posisi diam ke kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu 1,8 detik.

Angka tersebut menempatkan Dreame Nebula 1 dalam jajaran mobil listrik berperforma tertinggi di dunia. Kehadirannya di CES 2026 menjadi bukti bahwa Dreame tidak sekadar melakukan di versifikasi bisnis. Melainkan berupaya bersaing di segmen kendaraan listrik premium.

Dreame Nebula 1

Mobil listrik Dreame Nebula 1 debut di Las Vegas.

Latar Belakang dan Ambisi Global Dreame Auto

Dreame di dirikan oleh Yu Hao dan sejak tahun 2017 menjadi bagian dari Xiaomi Ecological Chain. Sehingga sebuah ekosistem bisnis yang menaungi berbagai perusahaan teknologi inovatif. Pada Agustus 2025, Dreame secara resmi mengumumkan ambisinya untuk memasuki industri otomotif. Sekaligus merilis teaser dua mobil konsep yang sempat menarik perhatian karena desainnya di anggap memiliki kemiripan dengan kendaraan mewah kelas atas.

Awalnya, kehadiran Dreame Auto sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan pengamat otomotif karena hanya menampilkan visual digital. Namun, pada akhir Desember 2025, Dreame mulai merilis teaser resmi sebelum akhirnya memperkenalkan mobil konsep fisik pertamanya secara penuh pada 6 Januari 2026 di CES.

Desain Eksterior dan Material Berteknologi Tinggi

Secara visual, Dreame Nebula 1 tampil agresif dengan dominasi warna hijau serta penggunaan material serat karbon pada berbagai bagian bodi. Desain kap mesin di buat rendah untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika. Sementara lampu depan berbentuk huruf L memberikan kesan tajam dan modern.

Velg enam palang berpadu dengan kaliper rem berwarna kuning mempertegas karakter sporty kendaraan ini. Penggunaan karbon fiber pada pilar depan menjadi salah satu upaya untuk menekan bobot kendaraan tanpa mengorbankan kekuatan struktural.

Di bagian belakang, Dreame Nebula 1 di lengkapi lampu belakang full-width, sayap belakang berukuran besar dengan desain fixed. Serta diffuser dua lapis yang mendukung stabilitas saat melaju pada kecepatan tinggi. Kendaraan ini juga mengusung desain tanpa gagang pintu konvensional, meskipun pendekatan tersebut masih menghadapi tantangan regulasi di Tiongkok.

Strategi Produksi dan Ekspansi Pasar Internasional

Dalam tahap awal pengembangan bisnis otomotifnya, Dreame menargetkan pasar global. Perusahaan mengonfirmasi rencana pembangunan fasilitas produksi di Berlin, Jerman. Melalui kerja sama dengan institusi keuangan besar asal Prancis, BNP Paribas. Langkah ini mengindikasikan keseriusan Dreame dalam menembus pasar Eropa sekaligus memperkuat posisi di tingkat internasional.

Strategi ini sejalan dengan tren global kendaraan listrik, di mana Eropa menjadi salah satu pasar utama dengan regulasi ketat terkait emisi dan keberlanjutan lingkungan.

Posisi Dreame Nebula 1 di Segmen Mobil Listrik Performa Tinggi

Dari sisi performa, Dreame Nebula 1 di posisikan sejajar dengan mobil listrik berperforma tinggi lain asal Tiongkok. Beberapa model pembanding menunjukkan akselerasi di kisaran 1,9 detik untuk 0–100 km/jam, menjadikan Nebula 1 sebagai salah satu yang tercepat di kelasnya.

Meski demikian, Dreame belum mengungkap detail interior kendaraan ini ke publik. Informasi resmi menyebutkan bahwa Nebula merupakan penamaan untuk model konsep. Sementara Kosmera di perkirakan akan menjadi identitas merek otomotif Dreame pada tahap produksi massal.

Prospek Dreame dalam Industri Kendaraan Listrik

Dreame Auto menargetkan peluncuran mobil produksi pertamanya pada tahun 2027. Apabila rencana ini terealisasi, Dreame akan menambah daftar panjang perusahaan teknologi asal Tiongkok yang secara agresif memasuki industri otomotif melalui kendaraan listrik berperforma tinggi.

Fenomena ini menunjukkan pergeseran lanskap industri otomotif global, di mana inovasi tidak lagi di dominasi oleh pabrikan konvensional, melainkan juga oleh perusahaan teknologi yang memiliki keunggulan dalam pengembangan sistem cerdas, efisiensi energi, dan integrasi digital.