Manchester United hingga kini belum mengambil keputusan final terkait sosok pelatih interim yang akan memimpin tim sampai berakhirnya musim 2025–2026. Situasi ini muncul di tengah tuntutan kompetisi yang padat serta kebutuhan klub untuk menjaga stabilitas performa di Liga Inggris. Manajemen Setan Merah bergerak hati-hati, mempertimbangkan figur yang tidak hanya memahami filosofi klub, tetapi juga mampu beradaptasi cepat dengan kondisi tim saat ini.
Beberapa nama yang mengemuka bukanlah sosok asing bagi publik Old Trafford. Klub justru melirik figur-figur yang memiliki kedekatan historis dengan Manchester United, dengan harapan pengalaman dan ikatan emosional dapat memberi dampak positif dalam waktu singkat.
Ole Gunnar Solskjaer Masuk Agenda Pembicaraan
Nama Ole Gunnar Solskjaer kembali mencuat sebagai kandidat kuat pelatih interim. Ia di jadwalkan melakukan pertemuan langsung dengan jajaran petinggi klub pada Sabtu, 10 Januari 2026. Pertemuan tersebut rencananya berlangsung di Carrington, pusat latihan Manchester United.
Dalam agenda itu, Solskjaer akan berdiskusi langsung dengan kepala eksekutif klub Omar Berrada serta direktur sepak bola Jason Wilcox. Pembahasan di fokuskan pada kemungkinan Solskjaer mengisi posisi pelatih sementara hingga akhir musim, sembari klub mempersiapkan rencana jangka panjang.

Michael Carrick meninggalkan Manchester United hanya beberapa saat setelah dirinya menakhodai Setan Merah dalam kemenangan 3-2 atas Arsenal, Jumat (3/12/2021) dini hari WIB.
Pengalaman Positif Solskjaer Bersama Manchester United
Solskjaer bukanlah nama baru dalam struktur kepelatihan Manchester United. Ia pernah di percaya sebagai pelatih interim pada akhir 2018 sebelum akhirnya di angkat sebagai manajer permanen. Pada masa tersebut, performa tim menunjukkan peningkatan signifikan, baik dari segi hasil maupun stabilitas permainan.
Dalam dua musim penuh, Solskjaer mampu membawa United bersaing di papan atas Liga Inggris dan mencapai final Liga Europa 2021, meskipun harus mengakui keunggulan Villarreal melalui drama adu penalti. Rekam jejak inilah yang membuat namanya kembali di pertimbangkan oleh manajemen klub.
Michael Carrick Jadi Alternatif Serius
Selain Solskjaer, kandidat lain yang tak kalah kuat adalah Michael Carrick. Mantan gelandang andalan Manchester United ini di sebut telah menjalani sesi wawancara dengan manajemen klub pada Kamis, 8 Januari 2026. Laporan dari The Guardian menyebutkan bahwa Carrick dan Solskjaer menjadi dua opsi utama yang tengah di evaluasi secara serius.
Carrick memiliki keuntungan dari sisi pemahaman internal klub. Ia pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Solskjaer dan mengetahui secara detail dinamika ruang ganti Manchester United. Hal tersebut di nilai penting untuk menjaga kesinambungan tim di tengah musim yang sedang berjalan.
Hubungan Kerja Solskjaer dan Carrick
Keterkaitan antara Solskjaer dan Carrick menjadi pertimbangan tersendiri. Jika Solskjaer kembali di percaya sebagai pelatih interim, Carrick di kabarkan terbuka untuk kembali bekerja sebagai asisten. Kolaborasi keduanya sebelumnya terbukti cukup solid dalam menjaga keseimbangan tim.
Namun, situasinya bisa berbeda jika Carrick justru di tunjuk sebagai pelatih interim utama. Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Solskjaer bersedia bergabung dalam staf kepelatihan Carrick apabila skenario tersebut terjadi.
Darren Fletcher Masih Dalam Perhitungan
Nama lain yang juga masuk radar adalah Darren Fletcher. Saat ini, Fletcher tengah menjalani peran sementara di tim utama. Ia memimpin Manchester United dalam laga Liga Inggris yang berakhir imbang 2-2 melawan Burnley, sebuah hasil yang menunjukkan daya juang tim meski masih menyisakan pekerjaan rumah.
Fletcher juga di jadwalkan mendampingi tim pada pertandingan Piala FA menghadapi Brighton di Old Trafford. Laga tersebut dapat menjadi ajang pembuktian bagi Fletcher untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin tim di level tertinggi.
Menanti Keputusan Strategis Manajemen
Dengan tiga figur internal yang memiliki ikatan kuat dengan klub, Manchester United dihadapkan pada pilihan strategis yang krusial. Keputusan mengenai pelatih interim bukan sekadar solusi sementara, tetapi juga berpotensi memengaruhi arah performa tim hingga akhir musim. Manajemen diharapkan segera menetapkan pilihan terbaik demi menjaga konsistensi dan ambisi klub di kompetisi domestik maupun piala.