Instagram merupakan salah satu platform media sosial yang paling banyak di gunakan di dunia, baik oleh pengguna individu maupun pelaku usaha digital. Salah satu aktivitas utama di dalamnya adalah mengikuti (follow) akun lain untuk memperoleh informasi, hiburan, maupun inspirasi. Namun, tidak semua pengguna menyadari bahwa Instagram menerapkan batasan tertentu terkait jumlah akun yang dapat di ikuti oleh satu akun.

Kebijakan ini di berlakukan untuk menjaga kualitas interaksi serta mencegah aktivitas yang berpotensi merugikan ekosistem platform, seperti spam dan penggunaan bot otomatis. Oleh karena itu, pemahaman terhadap batasan follow menjadi hal yang penting, terutama bagi pengguna aktif.

Ketentuan Jumlah Maksimal Akun yang Dapat Diikuti

Berdasarkan informasi resmi yang tercantum di Pusat Bantuan Instagram, setiap pengguna hanya di perbolehkan mengikuti akun lain hingga batas maksimal 7.500 akun. Apabila jumlah tersebut telah tercapai, pengguna tidak akan dapat menambahkan akun baru untuk di ikuti, terlepas dari jenis akun yang di gunakan.

Kebijakan ini berlaku secara menyeluruh, mencakup akun pribadi, akun bisnis, influencer, hingga kreator konten. Dengan kata lain, tidak ada pengecualian berdasarkan tingkat popularitas atau jumlah pengikut. Instagram menegaskan bahwa pembatasan ini bertujuan untuk mengurangi potensi penyalahgunaan fitur follow.

Instagram

Ilustrasi Instagram.

Alasan Instagram Menerapkan Batasan Follow

Instagram menyatakan bahwa pembatasan jumlah akun yang di ikuti merupakan salah satu upaya untuk meminimalkan praktik spam. Aktivitas follow dalam jumlah besar dan tidak wajar sering kali di kaitkan dengan akun otomatis atau bot, yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna lain.

Selain itu, kebijakan ini juga membantu Instagram menjaga interaksi yang lebih autentik. Dengan membatasi jumlah akun yang di ikuti, pengguna di harapkan lebih selektif dalam membangun koneksi dan tidak sekadar mengikuti akun secara massal tanpa tujuan yang jelas.

Dampak Ketika Melebihi Batas Follow

Ketika pengguna mencoba mengikuti akun baru setelah mencapai batas maksimum, sistem Instagram akan menampilkan pesan peringatan. Pesan tersebut menyatakan bahwa tindakan follow tidak dapat di lakukan karena telah melampaui limit yang di tentukan. Dalam kondisi tertentu, pengguna juga di berikan opsi untuk melaporkan apabila peringatan tersebut di anggap tidak sesuai.

Lebih lanjut, pengguna yang telah mencapai batas maksimum berpotensi mengalami pembatasan aktivitas sementara. Pembatasan ini dapat mencakup larangan mengikuti akun lain, memberikan komentar, hingga menyukai unggahan. Langkah ini di ambil sebagai bentuk pengawasan terhadap aktivitas akun yang di nilai tidak normal.

Risiko Action Block dan Pengamanan Akun

Dalam situasi yang lebih serius, Instagram dapat menerapkan tindakan yang di kenal sebagai action block. Tindakan ini mengharuskan pengguna melakukan verifikasi tambahan untuk membuktikan bahwa akun tersebut di jalankan oleh manusia, bukan sistem otomatis.

Pada tingkat tertentu, Instagram bahkan dapat mengunci akun sementara hingga pengguna menyelesaikan proses konfirmasi identitas. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan follow tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berkaitan erat dengan sistem keamanan platform.

Perkembangan Kebijakan Hingga Tahun 2026

Batas maksimal 7.500 akun yang dapat di ikuti telah di berlakukan sejak tahun 2025 dan masih berlaku hingga awal tahun 2026. Tidak terdapat indikasi perubahan kebijakan dalam periode tersebut. Pengguna yang tercatat mengikuti lebih dari 7.500 akun umumnya merupakan akun lama yang telah mencapai angka tersebut sebelum aturan di berlakukan secara ketat.

Perlu di pahami bahwa batas ini bersifat permanen. Berbeda dengan batasan harian, Instagram juga menerapkan limit follow harian, yaitu sekitar 200 akun per hari. Kebijakan ganda ini menunjukkan komitmen Instagram dalam mengendalikan aktivitas yang berlebihan.

Pentingnya Mengelola Aktivitas Follow secara Bijak

Dengan adanya berbagai pembatasan tersebut, pengguna di sarankan untuk mengelola aktivitas follow secara bijaksana. Mengikuti akun yang relevan dan sesuai kebutuhan tidak hanya membantu menjaga kualitas linimasa, tetapi juga mengurangi risiko terkena pembatasan sistem.

Pemahaman terhadap aturan ini menjadi langkah awal untuk menggunakan Instagram secara optimal, aman, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.