Hasil AVC Women’s Continental 2026 – China memastikan langkah ke partai final AVC Women’s Continental 2026 setelah mengalahkan Iran pada pertandingan semifinal kedua. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Tianjin, China, Sabtu (29/8/2026), tim tuan rumah menyelesaikan pertandingan melalui kemenangan tiga set langsung.

Meski hasil akhirnya menunjukkan dominasi China, Iran sempat memberikan perlawanan sengit, terutama pada set pembuka. Tim yang untuk pertama kalinya merasakan atmosfer semifinal tersebut mampu membuat tuan rumah bekerja keras sebelum akhirnya menyerah.

China menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0 melalui skor 25-22, 25-12, dan 25-19. Hasil tersebut sekaligus membawa mereka mempertahankan tren positif sepanjang turnamen.

Iran Berikan Perlawanan Ketat pada Set Pertama

Pertandingan dimulai dengan persaingan yang cukup seimbang. Iran yang datang dengan status sebagai tim kejutan tidak menunjukkan rasa gentar meskipun harus menghadapi China di depan publik tuan rumah.

Elaheh Poor Saleh, Reyhane Karimi, dan Fatemeh Khalili menjadi beberapa pemain yang memberikan kontribusi penting bagi Iran. Melalui permainan agresif, mereka berhasil memberikan tekanan kepada pertahanan China pada fase awal pertandingan.

China sempat berada di depan dalam perolehan angka. Namun, Iran mampu meningkatkan kualitas permainannya hingga membalikkan situasi dan mengambil keunggulan.

Momentum tersebut tidak bertahan lama. China perlahan kembali menemukan ritme permainan dan berhasil merebut kendali pertandingan ketika set pertama memasuki fase pertengahan.

Persaingan kemudian berlangsung semakin menarik karena kedua tim terlibat kejar-mengejar angka. Iran berusaha menjaga peluang untuk mencuri set pembuka, sedangkan China terus menekan demi menghindari kejutan.

Pada akhirnya, ketenangan tuan rumah dalam memainkan poin-poin penting menjadi pembeda. China mengakhiri set pertama dengan kemenangan 25-22.

China Tampil Dominan pada Set Kedua

Memasuki set kedua, pertandingan berubah cukup signifikan. China yang telah menemukan pola permainan terbaiknya mulai memberikan tekanan lebih besar kepada Iran.

Yushan Zhuang dan Mengjie Wu menjadi dua pemain yang berperan penting dalam meningkatkan efektivitas serangan tuan rumah. Keduanya mampu menghadirkan ancaman melalui serangan yang sulit dihentikan pertahanan Iran.

Di sisi lain, Iran mulai kesulitan mempertahankan konsistensi seperti yang mereka tunjukkan pada set pertama. Tekanan beruntun dari China membuat perolehan angka kedua tim semakin jauh.

China juga tampil lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan untuk menghasilkan poin. Kondisi tersebut membuat Iran kesulitan mengembangkan permainan maupun mengejar ketertinggalan.

Dominasi tuan rumah akhirnya menghasilkan kemenangan telak. China merebut set kedua dengan skor 25-12 sekaligus mengubah kedudukan pertandingan menjadi 2-0.

China mengalahkan Iran 3-0 pada semifinal AVC Women's Continental 2026 di Tianjin dan melaju ke final menghadapi Thailand.

China saat menghadapi Iran di AVC Women’s Continental 2026

Iran Berusaha Bangkit pada Set Ketiga

China tidak melakukan perubahan besar dalam komposisi pemain ketika pertandingan berlanjut ke set ketiga. Strategi tersebut terbukti efektif karena mereka kembali mengambil kendali sejak awal.

Tuan rumah langsung bermain agresif dan membangun keunggulan cukup jauh. Serangan yang konsisten membuat Iran kembali berada dalam tekanan.

Meski demikian, Iran belum menyerah. Mereka meningkatkan intensitas permainan untuk memperkecil selisih angka sekaligus menjaga harapan memperpanjang pertandingan hingga set keempat.

Upaya tersebut sempat memberikan hasil ketika Iran mampu memangkas ketertinggalan. Namun, jarak angka yang sebelumnya dibangun China menjadi keuntungan besar bagi tuan rumah.

China kemudian mampu mempertahankan momentum hingga fase akhir. Set ketiga ditutup dengan skor 25-19 sekaligus memastikan kemenangan 3-0 atas Iran.

China Tantang Thailand di Final AVC Women’s Continental 2026

Kemenangan atas Iran memastikan China menjadi salah satu finalis AVC Women’s Continental 2026. Tidak hanya itu, tuan rumah juga melanjutkan catatan impresif karena belum kehilangan satu set sejak pertandingan pertama pada fase grup.

Tantangan berikutnya akan datang dari Thailand. Sang juara bertahan lebih dahulu mengamankan tiket menuju pertandingan puncak setelah menyingkirkan Jepang dengan kemenangan 3-1 pada semifinal lainnya.

Pertemuan China melawan Thailand pun menjadi salah satu laga yang dinantikan. China memiliki keuntungan sebagai tuan rumah sekaligus datang dengan catatan kemenangan tiga set langsung sepanjang turnamen. Sementara itu, Thailand membawa pengalaman dan status sebagai juara bertahan.

Iran dan Jepang Berebut Tiket FIVB World Cup 2027

Kekalahan dari China belum sepenuhnya mengakhiri perjalanan Iran di turnamen. Mereka masih memiliki satu pertandingan penting melawan Jepang dalam perebutan posisi ketiga.

Pertandingan tersebut memiliki arti besar karena bukan sekadar menentukan peraih peringkat ketiga AVC Women’s Continental 2026. Pemenangnya juga dipastikan memperoleh kesempatan berlaga di FIVB World Cup 2027.

Dengan demikian, Iran masih memiliki peluang mencatat pencapaian penting setelah untuk pertama kalinya berhasil menembus semifinal. Namun, mereka harus melewati Jepang yang tentunya juga berambisi menutup turnamen dengan hasil positif.

Sementara itu, Thailand dan China telah memastikan tiket sebagai wakil Asia menuju FIVB World Cup 2027. Satu tempat tersisa akan menjadi milik pemenang pertandingan perebutan posisi ketiga antara Iran dan Jepang.

Hasil semifinal membuat persaingan AVC Women’s Continental 2026 memasuki fase penentuan. China dan Thailand akan memperebutkan gelar juara, sedangkan Iran serta Jepang menjalani duel penting untuk posisi ketiga sekaligus tiket menuju kompetisi dunia pada 2027.